matahari terbit di jendela sevel berkilau di layar ponsel
ini hari apa? tak ada lagi yang bertanya kenapa
hidup kini bergantung pada rima tentang yang trendi dan berkuasa
siapa kamu? tak ada lagi yang peduli
langit senja biasa-biasa saja
lantai tiga sebuah ruko
suara bemo dan teriakan tukang parkir
bagaimana mengungkap yang rahasia
mungkin besok akan sia-sia
tak akan ada yang terulang
tak akan ada yang dikenang
semua ini sunyi
hanya suara bemo dan teriakan tukang parkir
dari lantai tiga sebuah ruko,
langit senja biasa-biasa saja
kenangan
biar berserakan
burung burung di taman
gelembung sabun
sepatu baru
pelukan di bawah selimut
kafe di ujung jalan
monteith’s crushed pear ale
tebing dan air terjun
pai daging terlezat
gajah dan kanguru
tetap waras
tak harus “in alphabetical order”
Mimpi berlompatan seperti anak kecil di tengah hujan. Kecipak kecipuk, tak peduli waktu. Ibu mulai khawatir tapi tak tega menyudahi. Ini bukan saat yang tepat untuk mengingat, pagi akan tetap datang walaupun tak ada matahari.
new year, new madness
but the same ol me